Post Page Advertisement [Top]

Babinsa Bogor Utara Perkuat Penanganan Konflik dan Respons Kejadian di Wilayah Cimahpar

Danramil 0605/Bogor Utara Kapten Inf Andika Fitriadi melaksanakan pendampingan sosialisasi penanganan konflik sekaligus respons terhadap kejadian di wilayah binaan

www.kodim0606kotabogor.com Bogor – Babinsa Koramil 06-05/Bogor Utara Kodim 0606/Kota Bogor terus memperkuat peran kewilayahan melalui koordinasi bersama unsur pemerintah, TNI-Polri, serta masyarakat. Upaya tersebut dilakukan melalui pendampingan sosialisasi penanganan konflik sekaligus respons terhadap kejadian di wilayah binaan, Jumat (2/10/2026).

Kegiatan sosialisasi penanganan konflik di tingkat kecamatan dan kelurahan diikuti Babinsa Kelurahan Tegal Gundil Kopka Bagoes RS yang mendampingi Ws. Danramil 0605/Bogor Utara Kapten Inf Andika Fitriadi. Kegiatan berlangsung mulai pukul 09.30 WIB di Aula Kecamatan Bogor Utara, Jalan Gagalur II, Kota Bogor, dan diselenggarakan oleh Badan Kesbangpol Kota Bogor.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Badan Kesbangpol Kota Bogor Hidayatulloh, S.P., M.Si., Kepala Bidang Politik Dalam Negeri Badan Kesbangpol Kota Bogor Anang Yusuf, S.Sos., M.M., Camat Bogor Utara Riki Robiansyah, S.STP., Kapolsek Bogor Utara Kompol Enjo A, Ws. Danramil 0605/Bogor Utara Kapten Inf Andika Fitriadi, para lurah se-Kecamatan Bogor Utara, serta peserta sosialisasi.

Dalam sosialisasi tersebut diperkenalkan sistem transformasi penanganan konflik berbasis deteksi dini, pemetaan akar masalah, dan kolaborasi tim terpadu menuju Bogor Beres, Bogor Maju. Program tersebut juga disosialisasikan sebagai proyek perubahan di tingkat kecamatan dan kelurahan dengan tujuan memperkuat jejaring kerja kewilayahan, integrasi laporan, serta implementasi SK terpadu Kota Bogor.

Sosialisasi tersebut diarahkan untuk meningkatkan kemampuan aparat dan masyarakat dalam mendeteksi serta mencegah potensi konflik sejak dini. Selain itu, kegiatan memberikan pemahaman mengenai langkah penanganan konflik sesuai ketentuan yang berlaku serta memperkuat koordinasi antara masyarakat, pemerintah kecamatan dan kelurahan, TNI, Polri, dan tokoh masyarakat.
Sertu Hendra juga merespons laporan adanya warga yang ditemukan meninggal dunia di wilayah Kampung Cimahpar Pakauman

Pada hari yang sama, Babinsa Kelurahan Cimahpar Sertu Hendra juga merespons laporan adanya warga yang ditemukan meninggal dunia di wilayah Kampung Cimahpar Pakauman, Kecamatan Bogor Utara. Sertu Hendra mendatangi lokasi sekitar pukul 08.00 WIB dan berkoordinasi dengan personel Kepolisian yang telah berada di tempat kejadian perkara (TKP).

Petugas yang berada di lokasi antara lain Wakapolsek Bogor Utara, personel piket Polsek Bogor Utara, Bhabinkamtibmas, personel piket QR, Intelkam, Reskrim, Pamapta Polresta, serta tim INAFIS. Penanganan kejadian selanjutnya dilakukan oleh pihak Kepolisian sesuai prosedur, termasuk pemeriksaan lokasi dan pendataan saksi.

Babinsa turut melakukan koordinasi serta melaporkan kejadian tersebut kepada komando atas. Kehadiran Babinsa bersama unsur terkait merupakan bagian dari respons kewilayahan dalam membantu penanganan kejadian dan menjaga situasi di lingkungan sekitar tetap kondusif.

Kopka Bagoes RS dalam draf keterangannya menyampaikan bahwa koordinasi antarelemen kewilayahan diperlukan untuk mengetahui perkembangan situasi dan mengambil langkah sesuai kondisi di lapangan.

“Koordinasi dan komunikasi antara aparat kewilayahan, pemerintah, serta masyarakat perlu terus diperkuat agar setiap perkembangan situasi dapat diketahui dan ditindaklanjuti sesuai ketentuan,” demikian draf pernyataan Kopka Bagoes RS.

Ws. Danramil 0605/Bogor Utara Kapten Inf Andika Fitriadi dalam draf keterangannya menekankan pentingnya deteksi dini dan kolaborasi dalam menghadapi berbagai perkembangan situasi di wilayah.

“Deteksi dini, komunikasi, dan koordinasi menjadi bagian penting dalam mencegah berkembangnya suatu permasalahan serta mendukung terciptanya kondisi wilayah yang aman dan kondusif,” demikian draf pernyataan Danramil.

Dandim 0606/Kota Bogor Kolonel Kav. Gan Gan Rusgandara, S.Hub.Int., M.H.I., dalam draf keterangannya menyampaikan bahwa pembinaan kewilayahan membutuhkan keterlibatan dan koordinasi seluruh unsur terkait.

“Sinergi antara aparat, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung upaya pencegahan serta penanganan berbagai persoalan di wilayah secara tepat,” demikian draf pernyataan Dandim 0606/Kota Bogor.

Danrem 061/Suryakancana Brigjen TNI Thomas Rajunio dalam draf keterangannya turut menekankan pentingnya membangun sistem komunikasi dan koordinasi yang berjalan secara berkelanjutan.

“Setiap unsur kewilayahan memiliki peran dalam menjaga kondisi wilayah. Komunikasi yang baik akan mendukung deteksi dini dan penanganan setiap perkembangan situasi sesuai kewenangan masing-masing,” demikian draf pernyataan Danrem 061/Suryakancana.

Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M., dalam draf keterangannya menyampaikan bahwa kolaborasi dan kepedulian terhadap kondisi lingkungan menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas wilayah.

“Kerja sama dan kepedulian seluruh unsur di wilayah diperlukan untuk mendukung terciptanya lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif,” demikian draf pernyataan Pangdam III/Siliwangi.(Adipati0606)

Editor : Hans74

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bottom Ad [Post Page]