Babinsa Koramil 06-05/Bogor Utara Dampingi Audiensi Pengelola Padelaria dan GPII Berlangsung Kondusif

www.kodim0606kotabogor.com KOTA BOGOR – Babinsa Kelurahan Tanah Baru, Koramil 06-05/Bogor Utara, Kodim 0606/Kota Bogor, Serka Sirad Abdulah, mendampingi audiensi antara pengelola Padelaria dengan Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) yang difasilitasi aparat kewilayahan di Gedung Padelaria, RT 03 RW 03, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara, Senin (20/7/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 16.00 hingga 16.40 WIB tersebut bertujuan membangun komunikasi yang baik dalam menyikapi aspirasi masyarakat terkait administrasi perizinan bangunan.
Dalam audiensi, Ketua GPII, Ardiyansah, bersama rekannya menyampaikan pertanyaan kepada pihak pengelola Padelaria mengenai status Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Menanggapi hal tersebut, perwakilan pengelola Padelaria, Albi, menjelaskan bahwa proses pengurusan PBG telah berjalan dan saat ini tinggal menunggu penerbitan dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Seluruh rangkaian dialog berlangsung secara terbuka, tertib, dan mengedepankan musyawarah.
Babinsa Kelurahan Tanah Baru, Serka Sirad Abdulah, menyampaikan bahwa kehadiran aparat kewilayahan bertujuan memastikan komunikasi antara seluruh pihak berlangsung dengan baik. "Babinsa hadir untuk mendukung terciptanya komunikasi yang kondusif, sehingga setiap aspirasi masyarakat dapat disampaikan secara santun dan memperoleh penjelasan yang jelas sesuai mekanisme yang berlaku. Dengan dialog yang baik, setiap persoalan dapat diselesaikan melalui musyawarah," ujarnya. Sementara itu, perwakilan GPII menyampaikan apresiasi atas keterbukaan pengelola Padelaria dan fasilitasi yang diberikan oleh aparat kewilayahan sehingga audiensi berlangsung aman dan tertib.
Komandan Kodim 0606/Kota Bogor, Kolonel Kav. Gan Gan Rusgandara, S.Hub.Int., M.H.I., menegaskan bahwa Babinsa memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas wilayah melalui pendekatan komunikasi dan penyelesaian masalah secara dialogis. Komandan Korem 061/Suryakancana, Brigjen TNI Thomas Rajunio, menambahkan, "Sinergi antara pemerintah, aparat kewilayahan, pelaku usaha, dan masyarakat merupakan kunci terciptanya situasi yang aman dan kondusif. Setiap aspirasi harus disampaikan melalui mekanisme yang baik dengan tetap mengedepankan musyawarah dan saling menghormati."
Pangdam III/Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M., menegaskan bahwa TNI AD senantiasa mendukung terciptanya stabilitas wilayah melalui komunikasi yang humanis dan kolaboratif. "Kodam III/Siliwangi terus mendorong seluruh aparat kewilayahan untuk menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan, sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan secara damai, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku demi menjaga persatuan dan kondusivitas wilayah," tegas Pangdam.(Adipati0606)
Editor : Hans74




Tidak ada komentar:
Posting Komentar