Babinsa Koramil 06-05 Bogor Utara Pantau Penyaluran MBG di Sekolah dan Posyandu

www.kodim0606kotabogor.com Bogor – Babinsa Koramil 06-05/Bogor Utara Kodim 0606/Kota Bogor terus mendukung kelancaran Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) dengan melakukan monitoring pendistribusian makanan bergizi bagi pelajar, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui di wilayah binaan, Rabu (26/8/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan Babinsa Kelurahan Ciluar Serda Catur Heru M. di SDN Ciluar 2, Jalan Sukaraja RT 04/RW 01, Kelurahan Ciluar, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.
Dalam kegiatan tersebut, Serda Catur Heru M. bersama Kepala SDN Ciluar 2, Ibu Wini Juanita, serta ibu-ibu wali murid memantau secara langsung proses pendistribusian MBG dari SPPG Tegal Gundil 05 Yayasan Kardi Dirjo Suwarno. Monitoring dilakukan untuk memastikan penyaluran berlangsung tertib, aman, dan makanan diterima para siswa sesuai ketentuan. “Kami memastikan proses pendistribusian berjalan tertib dan tepat sasaran. Kehadiran Babinsa merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan gizi bagi anak-anak sekolah,” ujar Serda Catur Heru M.

Di lokasi lain, Babinsa Peltu Selamet Hariadi juga melaksanakan monitoring pendistribusian MBG dari SPPG Kedung Halang di Jalan Pendidikan Raya I No. 8, Kelurahan Kedung Halang, Kecamatan Bogor Utara. Sebanyak 2.263 porsi MBG disalurkan kepada 4 sekolah dan 8 Posyandu. Untuk satuan pendidikan, distribusi meliputi TK Alqi Bogor sebanyak 111 porsi, SD Cibuluh 4 sebanyak 455 porsi, SMK Alqi Profesi Bogor sebanyak 332 porsi, dan SMK PGRI 3 Bogor sebanyak 643 porsi. Sementara itu, distribusi ke Posyandu diperuntukkan bagi balita, ibu hamil, dan ibu menyusui di wilayah masing-masing.
Menu MBG bagi pelajar terdiri atas nasi putih, telur ceplok bumbu semur, tahu lada garam atau tahu gulai, tumis sawi putih dan wortel, buah kelengkeng, serta susu. Untuk sasaran Posyandu, menu disesuaikan dengan kebutuhan penerima, yakni makanan bagi ibu hamil dan menyusui berupa nasi, telur, tahu, sayuran, buah, dan susu; balita usia 6–12 bulan mendapatkan bubur buncis tahu dan orak-arik telur puyuh serta buah; sedangkan balita usia 12–59 bulan mendapatkan nasi, telur, tahu gulai, sayuran, buah, dan susu. “Program MBG ini sangat membantu masyarakat, khususnya dalam memberikan asupan makanan bergizi kepada anak-anak dan kelompok sasaran di Posyandu. Kami berharap pelaksanaannya terus berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Peltu Selamet Hariadi.
Danramil 06-05/Bogor Utara menegaskan bahwa keterlibatan Babinsa dalam monitoring MBG merupakan bagian dari upaya mendukung program pemerintah agar berjalan tertib, aman, dan tepat sasaran. “Kami akan terus mengerahkan Babinsa untuk melakukan pendampingan dan pemantauan di wilayah binaan. Sinergi dengan pihak sekolah, Posyandu, pemerintah kelurahan, Bhabinkamtibmas, serta masyarakat sangat penting agar program pemenuhan gizi ini dapat terlaksana secara optimal,” ujarnya.
Dandim 0606/Kota Bogor Kolonel Kav. Gan Gan Rusgandara, S.Hub.Int., M.H.I., menyampaikan bahwa TNI AD melalui jajaran kewilayahan siap mendukung pelaksanaan program pemerintah yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. “Monitoring yang dilakukan Babinsa merupakan bentuk nyata kepedulian dan dukungan terhadap program pemenuhan gizi. Kami berharap seluruh proses distribusi dapat berjalan tertib, tepat sasaran, dan memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas generasi penerus,” tegasnya.
Komandan Korem 061/Suryakancana Brigjen TNI Thomas Rajunio mengatakan, “Program makanan bergizi merupakan investasi penting bagi kualitas sumber daya manusia. Karena itu, seluruh unsur harus bersinergi agar pelaksanaannya berjalan baik, mulai dari proses penyediaan hingga pendistribusian kepada penerima manfaat.”
Sementara itu, Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M., menegaskan, “Kami mendorong jajaran TNI di wilayah untuk terus membantu memastikan program pemerintah yang menyentuh kebutuhan masyarakat dapat berjalan secara tertib dan optimal. Kehadiran Babinsa di lapangan diharapkan mampu memperkuat sinergi serta memberikan rasa aman dan nyaman selama proses penyaluran MBG.”(Adipati0606)
Editor : Hans74




Tidak ada komentar:
Posting Komentar